Tampilkan postingan dengan label thought. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thought. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

Yang berat itu bukan hijrah, tapi istiqomah.

12.56 0 Comments
Assalamu 'alaikum.



19 Februari 2018
Sepulang dari kantor seperti biasa, sebelum mandi lenyeh-lenyeh dulu di kasur sambil ngescroll feed teman-teman instagram. Tiba pada satu postingan yang buat saya takjub. Postingan dari seseorang yang saya follow, bukan teman, bukan artis, bukan juga salah satu dari online shop yang masuk dalam list following saya.


Namanya beverly, umurnya mungkin belum sampai kepala dua intinya jauh lebih muda dari saya. Tau akun adek ini dari fitur explore di instagram. Waktu itu postingannya adalah sebuah video dance couple bersama temannya. Pertama kali nonton langsung suka banget, gak nunggu lama saya follow aja akunnya.
Walaupun saya bukan fans fanatic dancer ataupun coreographer, tapi senneng aja lihat videonya bahkan ada video yang saya nonton berulang-ulang.
Ciri khasnya rambut panjang dan berwarna pirang di bagian ujungnya, dan gaya andalannya pakai celana pendek yang semakin nunjukin kaki kenjangnya, jadi gak cuma dancenya aja, tapi style nya pun saya suka.

Lalu suatu hari ada caption di salah satu foto yang dia upload, tulisannya "alhamdulillah"
Sedikit kaget, berhubung namanya Beverly Nawilis jadi gak pernah ngira kalau anak ini seorang muslim.

Beverly gak berhenti buat saya kaget dan takjub.
Beberapa bulan kemudian, dia memutuskan untuk mengenakan hijab. Alhamdulillah.
Tapi, pikir saya waktu itu dia bakal pakai hijab yang stylist seperti kebanyakan selebgram lainnya, apalagi dia seorang anak design di Kampus Esmod (kampus designcita-cita saya huhu), jadi saya pikir taste of fasionnya pasti tetap bagus walaupun sudah berhijab.
Tapi, sekali lagi, di luar ekspektasi saya, ternyata dia tak hanya sekedar berhijab tapi juga berhijrah.

Kenapa saya bilang hijrah?
Karena dia gak kufur dengan perintah Agama. Apa yang dia baca, apa yang dia ketahui, tanpa banyak alasan dia langsung nurut untuk menjalankannya.
Sebagian orang (termasuk saya) kan biasanya berhijab, trus misal dia senang nyanyi, akhirnya nyanyi dengan busana menutup aurat di atas panggung padahal suara itu sendiri adalah aurat.
Tapi adek ini, dia tau kalau ngedance itu ngumbar aurat dan akhirnya dia stop sama sekali padahal itu adalah hobby yang sangat dia senangi dari dulu di tambah lagi waktu itu jaman tenar-tenarnya dia di instagram setelah video dancenya tersebar.

Saya yang mengikuti secara langsung perubahan penampilan beverly yang sangat drastis dalam waktu singkat betul-betul salut. Gimana enggak, dia tumbuh besar di kalangan minoritas muslim, suka ngedance, gak ada paksaan dari keluarganya untuk berhijab, tapi bisa seperti itu.

Lah gue? 

Orang tua berhijab syar'i, 
kakak berhijab syar'i malah ada yang berniqab (serius), 
sahabat juga banyak yang syar'i, tapi gue sendiri gini-gini aja 😭

Udah tahu dari SD kalau nutup aurat itu harus menjulur nutupin dada, udah tahu ini tuh gak boleh itu gak boleh, tapi tetep aja gak nurut, banyak alasan yang gak jelasss. Cobaan orang memang beda-beda ya, ada yang terhalang karena lingkungan sekitar yang gak mendukung, dan ada pula yang udah ada hidayah dimana-mana tapi hatinya membatu (seperti saya 😭).

Mungkin karena malu sendiri, jadinya keinginan untuk mengubah penampilan pun muncul. Tapi sama sekali belum ada keberanian buat mulai.

Akhirnya apa? keesokan harinya dan beberapa hari kemudian gitu-gitu aja, malah nambah lagi beli celana lucu-lucu di online shop. hadehhhh. 😑😑😑

Selang seminggu (kurang lebih) sejak postingan itu, dia ngecapture salah satu postingan dari akun instagram seorang artis, namanya kartikaputri.

Kalau lihat postingan beverly sebelumnya bikin saya mangap beberapa detik, kalau yang ini malah mangap gak berhenti. Bahkan sampai saya mengetik saat ini tiap lihat postingan kartika putri masih mangap dan masih betul-betul takjub. 😫

Kartika putri yang saya tau, badannya selalu di bungkus rapat busana mini hingga kita bisa tau setiap lekuk badannya dan kalau ngomong masya Allah. Waktu itu saya langsung buka youtube dan nyari kisah hijrahnya karena penasaran. Sehabis nonton malah jadi mewek 😭 Masya Allah semoga istiqomah ya kak, aamiin. Tiap hari jadinya selalu menanti postingan mereka berdua ini sebagai charge iman biar gak loyo.

Singkat cerita saya pun bertekad untuk mulai hijrah.
Biar gak terlalu kelihatan perubahannya, saya mulai nyicil dari segi penampilan.
Jadi seminggu pertama saya mutusin buat gak pakai celana lagi, ganti ke rok atau baju terusan. Tapi waktu itu belum pakai kaos kaki dan jibab juga masih di selempangin di atas bahu kanan kiri. Itupun hari jumat harus balik lagi pakai celana gara-gara kehabisan stok rok dan baju terusan.

Akhirnya 27 Februari 2018 malam ngumpulin keberanian.
Dalam hati ngucap sendiri 
"dhil, mau sampai kapan kayak gini? Mau kamu di tikung ke syurga sama orang-orang yang bahkan baru paham agama kemaren sore? Sampai kapan mau ngingkarin perintah Allah?" 
Ya. Saya yakin, saya sudah punya sedikit bekal ilmu dan tau mana yang baik dan mana yang buruk, tebel banget hati saya ini kalau masih aja sampai sekarang gak mau nurut perintah Allah, saat berdoa aja nangis-nangis, Allah nyuruh manjangin jilbab aja ogah-ogahan.

Kita di dunia memang diperintahkan berlomba-lomba dalam kebaikan, dan saya gak mau cuma jadi penonton terus-terusan yang cuma takjub, mangap, merinding melihat perubahan orang tanpa ada  sedikitpun perubahan di diri saya sendiri? Pokoknya ga ada alasan lagi mungkirin !

Besoknya bener aja, semangat yang semalam masih berkobar. Pagi itu mutusin buat beli kaos kaki 6 pasang di pasar, manset tangan, dan beli kain untuk di jahit menjadi baju terusan (dress) maupun rok (kenapa gak beli aja? karena jarang banget nemu yang sesuai selera, jadi pulang dari beli ini itu lanjut ngejahit seharian full sampai habis isya) Hari itu juga jadi hari pertama saya keluar dengan hijab di ulurkan ke dada 😳🙈

Malam senin udah siapin baju dan rok yang akan di pakai selama seminggu kedepan, biar ga ada lagi drama kehabisan rok macam kemaren.

Dan hari ini sudah lebih dari seminggu dengan penampilan baru, Alhamdulillah, bisa istiqomah sampai segini udah bersyukur banget huhu.
Walau kadang ngerasa penampilan kaya guru, atau seperti bu ibuk, dan masih ada ketidak nyaman lainnya. Tapi serius, gak se seram yang saya bayangkan, dan buktinya sampai hari ini saya enjoy saja.

Kalau di tanya Mudah? atau Sulit?
Sejujurnya, kita hanya perlu BERANI untuk memulai 😊

Selasa, 25 April 2017

There is a time for everything

06.48 0 Comments
Satu kalimat yang selalu terngiang setiap kali saya merasa waktu begitu padat dan merasa sudah tidak ada lagi waktu yang tersisa untuk sekedar menikmati me time
lo kayak orang sibuk sedunia.

Seorang teman berucap demikian, dan masih terngiang sampai sekarang. Ucapannya bukan untuk saya, tapi tiap kali saya hendak menolak ajakan ngumpul bareng teman atau menghadiri sebuah acara, kalimat itu kembali terngiang. Yah, sesibuk apa sih gue sampai-sampai gak punya waktu lagi untuk sekedar ini dan itu.



Dua tahun bekerja di tanah rantau, tanah Maluku lebih tepatnya. Mungkin karena ingin menyesesuaikan diri dulu dengan lingkungan baru makanya tidak begitu banyak hal yang bisa saya lakukan selama ini. Kehidupan tiap hari hanya seputar kantor, kosan dan segala angan tentang resign dari perusahaan yang udah ngasih upah yang cukup buat saya.

Dua tahun di comfort zone, walaupun gak bisa di bilang comfort zone 100% yaa, karena hidup di kota minimalis dengan biaya yang mahal dan serba terbatas barang-barang dan fasilitasnya cukup membuat batin kembang kempis.

Tapi, dua tahun, yang saya dapat hanya sebuah pertahanan hidup, means ya saya bisa beli pakaian sendiri, makan sendiri, bayar kost sendiri, belanja bulanan dan segala perintilan-perintilannya tanpa nyusahin orang tua lagi.
Tapi, apa cuma harus berputar di siklus itu saja? dulu iya saya pengen, karena nyaman, gak pusing ini itu.
But, not that kind of woman I want to be.
I like to be a wonder woman who gets what she want, do what she wanna do, independent, spread positive vibes, and inspiring people, *kebanyakan ngunyah quotes*
Bukan cewek yang ga bisa di andelin.
So I choose to change my habbit little by little, step by step till I realize that's a good deeds for my life.

*2017 masih aja ngepost galau*
*yang penting bukan tentang cinta haha*

Jumat, 21 Maret 2014

the 'M.A.S.K'

10.57 0 Comments

Bukan, bukan dia yang berubah
bukan, bukan pula aku yang belum teramat mengenalnya
bukan, bukan, bukan
aku yakin bukan itu

Aku yakin di sana ada seonggok topeng yang melekat keras
Entah tersusun dari komponen apa, aku tidak ingin tahu, dan 
semoga tidak akan pernah tahu

Ah, andaikan aku punya sekarung uang saat ini
kan ku belikan dia setruk kedondong
Tapi kemudian kuurungkan niatku, 
takut sulit membedakan antara kedondong dan dia
iya,
isinya sama-sama berduri walau MULUS luarnya

Just keep the mask on your face, babe
seenggaknya sampai kamu lelah sendiri
atau tunggu saja sampai semua makhluk tahu apa isi di balik topeng itu
Cepat, lambat, hanya masalah waktu yang sifatnya relatif
Tapi akan secara mutlak terjadi.

salam dari aku, untuk seorang wanita yang cantik parasnya, anggun perangainya, namun ~ yah begitulah

Jumat, 03 Januari 2014

Thx 2013, Assalamu 'alaikum 2014

00.04 3 Comments
Hai blog, lama tak bersua.
Banyak kejadian yang tidak sempat sempat aku tulis di sini :')
Moment kelulusan, holiday, dan patah hatinya. Hahhaha
Hmm.. yak, mungkin nanti bakal nyesel karena gak di publish sini, soalnya satu-satunya tempat asyik buat bernostalgia ya di sini. Segala kenangan bisa jadi abadi di sini :)

Oh, iya, happy new year 2014 anyway...

Okey, aku pengen nyoba inget-inget lagi apa aja yang udah di capai di tahun 2013 kemaren...

Sabtu, 05 Oktober 2013

she wears high heels, I wear sneakers

22.50 0 Comments




seorang wanita, sepertinya dua tahun lebih tua dari ku, umm atau tiga? atau lima? entah. Atau sebenarnya dia masih muda. Aku tak mau tau tentang itu.
Yang aku tau,
dia memakai baju pink, skinny jeans, dan lengkap dengan hi-heels 15cm nya yang berkilau yang membuatnya nampak seperti orang pincang saat berjalan.
Rambutnya dibiarkan teruai, hitam namun tak cukup lurus.
Matanya berhiaskan eyeshadow, tepatnya berwarna cokelat dengan bulu mata palsu yang cukup hmmm badai (bagiku)
Alisnya terbentuk rapih, tapi masih bisa ku tebak, kalau ternyata yang asli hanya tinggal satu centimeter, sisanya? keterampilan menggambar :)
Lipstik? Tak ketinggalan pastinya. Warna pink, kalau aku tak salah dalam mengingat
Aku tak bisa melihat secara pasti warna kulit di wajahnya.
Ya, blush on nya itu menghalangi pandanganku.
Tapi, bentar. Ada bunga di tangannya. Bunga mawar merah. Tapi hanya sebuah gambar.
Oh ya, aku tersadar, itu tattoo.
Sejenak, aku tak henti memperhatikan wanita itu.
Wanita yang duduk di depan ku, di sebuah rumah makan.

seorang wanita, sepertinya umurnya sama denganku, mungkin.
Atau lebih tua lagi? Jilbab hitamnya menghalau terkaanku.
Yang pasti, dari kejauhan aku sudah bisa melihat bajunya yang agak kebesaran, spatu karet yang sedikit kumuh, tangan yang tak lentik, dan iyuh mukanya berminyak tanpa riasan, dan ah ya, itu ada beberapa jerawat di pipinya.
Hanya mengeluarkan tatapan kosong dan enggan tertawa di saat semua teman di meja makannya sedang asyik tertawa membahas salah satu dari mereka yang semalam tak bisa menghabiskan minuman kerasnya.
Hanya mengeluarkan tatapan kosong dan terheran ketika melihat bulu mata temannya yang agak menyerong dari tempatnya. Iya, semua panik, hanya karena bulu mata.

Aku tak henti membandingkan kedua wanita ini. Wanita berbaju pink yang ada di depanku, dan wanita berjilbab hitam yang ada di sampingku.
Ah, tunggu. Rupanya ada cermin di sana, dan aku tersadar, si jilbab hitam itu aku.

Kami saling mengobrol bersama di sebuah rumah makan.
Maaf, aku salah lagi, mereka saling mengobrol, dan aku mendengarkan, memperhatikan, dan melongo.

Bagaimana bisa kumpulan wanita membahas masalah minuman keras, narkotika, dan sex.
Bukan bertukar pendapat, tapi bertukar cerita dan pengalaman mereka
Bagaimana bisa, sesaat setelah makan, blush on, lipstik, bedak, eyelinier dan tetekbengeknya ada di jajaran meja makan yang bergantian digunakan oleh mereka juga.
Dan bagaimana bisa sebuah bulu mata bisa menghebohkan meja kami.
Pikiranku terhenti, asap rokok salah satu teman wanita yang duduk di depanku membuat ku sesak nafas.
Aku benci, smoking area ini.

Perkataan kotor yang tak lazim di katakan seorang pelajar apalagi perempuan, semuanya jadi kata selipan di setiap kalimat yang mereka ucapkan...
Mata beberapa lelaki dewasa pun tertuju pada meja kami.
Entah, tergoda, atau jijik.

"semuanya, aku duluan ya"
"Yah, belum juga jalan, dil"
"haha, ntar kita jalan lagi, kaka aku udah nunggu nih di bwah. okey, see u"
tersenyum, dan meninggalkan rumah makan


"teramat jauh berbeda" ucap si wanita berjilbab hitam dalam hatinya

Jumat, 04 Oktober 2013

PHP everywhere. So, girls - Becareful!

21.37 0 Comments
Hemm,, ampuni aku yang kembali membuat postingan Ce-I-eN-Te-A ini....
Berawal dari curhatan temen aku yang di PHPin sama tmen cwonya, lalu curhatan temennya kakak aku yang bernasip sama. Kesamaan yang kedua ialah, mereka berdua ditinggal kawin!
Miris, bukan?




Atas dasar itulah aku pikir postingan ini perlu di buat hehe.
Istilah PHP itu sendiri sebenernya udah lama banget sih ya bertengger di kalangan abege, remaja hingga dewasa. Tapi baru booming banget akhir-akhir ini, heran entah kenapa.

Pemberi Harapan Palsu,
Begitulah mereka menerjemahkannya.

Dan usut punya usut, tokoh utama dari PHP ini kebanyakan berjenis kelamin cowo, dan cewelah yang sering jadi korban.

Ada satu cerita, seorang cewe panggil saja bunga (walau bunga sudah mainstream tetep di pake, haha). Bunga ini deket sama boy (nama di samarkan) seorang pria yang merupakan teman dari pacarnya temannya (bingung ? lanjut aja). Lebih dari setahun mereka deket, banget malah. Kemana-mana berdua, kalau si bunga sakit si boy ga henti-hentinya nanyain kabar. Si bunga juga udah sering ngetwit kalau lagi kangen sama si boy, tapi dengan initial tentunya. Sampai akhirnya si boy smsin si bunga bilang gini
"nga, ada kabar gembira nih, lusa aku mau ngadain resepsi pernikahan aku. Dateng ya"

Jebreetttt!!!
bunga lemes.
tatapannya kosong.
gagang telepon terjatuh ke lantai.
bingkai foto pun berjatuhan.

Eh tapi, sebelum si bunga nangis, dia ngetwit dulu "dasar tukang PHP, ujung-ujungnya kaya gini, tega banget :("
kemudian iapun menangis

Pokoknya, saking galaunya si bunga, dia terbang dari satu pulau ke pulau yang lain buat nyibukin diri.
Ini kisah nyata loh ya, cuman agak sedikit di lebayin.

Di atas itu satu dari sekian kasus pehape yang pernah aku denger.
Gak jauh-jauh sih, aku juga pernah ngerasa kalau lagi di PHPin, sampai aku mikir sendiri
"ini dia yang PHP atau gw yang ngarep yak?"

Ya kan?
Kali aja si doi emang orang baek, selalu menolong sesama, selalu bayarin orang nonton bioskop, selalu bayarin makan, selalu nanyain kabar, selalu ini dan itu, yang sebenernya terlalu over kalau cuman dikatakan "temen" sih.

Setelah kita mikir "oh, iya, mungkin emang anaknya yang baik hati dan rain menolong ke semua temen" maka tak ada lagi kata PHP.

Tapi, jangan buru-buru dulu, ya kali dia beneran lagi PDKT.
Tunggu sampai 3 bulanan lah (ini kata temen nih, kalau lagi PDKT biasanya 3 bulan, haha taudeh yang laen)
Lepas 3 bulan hubungan kalian masih tanpa status, mulailah berpikir positif, mungkin doi emang cuman mau temenan.

Kalau kamunya emang enjoy jalan sama dia tanpa ngarep dia nembak kamu, yaudah jalanin aja pertemanan kalian. Tapi, kalau ada rasa "ngarep" sebaiknya mulai membatasi diri.
Biar apa? ya biar gak sakit hati kalau tau2 dia ngasih kabar gembira seperti kasus di atas.

Kalau dia nanya kenapa kamu berubah, baru deh bilang "kayaknya kita udah terlalu berlebihan dalam berteman" kalau dia emang mau lebih, ya pasti dia bilang. Kalau enggak, mungkin dia bakal setuju dengan ikut jaga jarak juga satu sama lain.

as simple as that, dari pada sakit di belakang. Ya kan, girls?

Tapi, bukan salah si cewe juga sih sepenuhnya.
Buat yang sering PHP, bertobatlah.
Tau kah kalau cewe itu paling tinggi GEDE RASAnya?
Kalau ga mau di jadiin pendamping, gak usah terlalu baek, sebatesnya aja, kesian euy.
giliran di tanggepin di bilang kegeeran, giliran ga di tanggepin di bilang ga peka jadi cewe =,= meneretlo?

fotonya dari @hytmansystem haha

Aduh, udah ah, takut postingannya kepanjangan, geje ini haha...
Pokoknya, keep calm aja, yang berani pasti bakal ngemeng ke kamu :*



salam,
dhilo

Senin, 08 Juli 2013

cantik [itu] S.A.K.I.T ?

10.18 2 Comments
Paagiiiii para wanita yang cantik, penginspirasi, pekerja keras, pantang menyerah, bombastis, dan spektakuler.
Sedikit menggelitik pagi ini mendapati sesuatu yang yang ngejleb di recent update BBM.

"kata syahrini, cantik itu SAKIT"

Satu kalimat yang di utarakan oleh seorang teman yang juga seorang perempuan itu mengingatkan aku pada twit salah satu temen yang kesakitan saat facial, kalimat yang sama di ungkapkan oleh dua perempuan yang berbeda.
Sedikit anggukan lalu kembali bercermin.
Ya, mungkin bukan cuma mereka yang merasakan, aku, dia, dan yang lainnya juga pasti merasakan, terlebih untuk mereka yang memperhatikan penampilan. Bahkan katanya "beauty is pain ini" emang udah jadi satu kesatuan kalimat hampir di seluruh dunia.

kenapa foto han ji en? soalnya dia cantik :D
dan katanya orang sih dia itu gak operasi

Sebagai perempuan yang selalu di tuntut enak dipandang sering kali melakukan hal-hal yang ekstrim dan di luar kewajaran jika di lihat dari kaca mata lelaki hanya demi mendapatkan predikat "cantik" itu sendiri.

Gak muluk-muluk, aku juga sering mengalami hal yang serupa...
Pertama kali facial, aku udah exited banget bakal di pijet-pijetin mukanya sama mba-mba salon, penguapan, masker, sinar infra red, dan sebagai penutupan nanti di dinginkan pakai air dingin,, wuhhh seger pasti nih *pikiran ku sebelum melakukan facial*


Penguapan oleh uap panas yang aku anggap menentramkan (soalnya kalau lihat foto di majalah mereka senyum saat penguapan -_-) ternyata bkin aku menitihkan air mata. Bukan menitihkan lagi, banjirrrrrrr, sarung bantalnya jadi basah semua. Buat lelaki yang belum pernah merasakan, coba deh pas emak kalian masak aer, kalau udah mendidih buka tutup pancinya trus arahin wajah kalian ke atasnya,, dan RASAKAN sensasinya.

Pas pijatan dan maskernya sih enak yah, enak banget malah, bikin hati adem ayem, tapi pas penyedotan komedo dan jerawat itu juga gak kalah sakitnya, belum lagi kalau ada yang ga bisa kesedot, malah di cungkil pakai alat dengan rasa yang tidak berprikemanusiaan. Tak jarang, sehabis facial muka jadi merah-merah dan bisa berhenti dalam beberapa hari kemudian.
Karena tragedi air mata itu, aku jadi ogah lagi buat facial, paling totok wajah doang atau maskeran.

Selain itu, ada yang namanya pemakaian night cream yang selalu menjadi ritual perempuan sebelum tidur. Ketiduran tanpa cuci muka dan make night cream itu adalah suatu malapetaka bagi sebagian perempuan. Malah, untuk beberapa perempuan, pada awal pemakaian cream ini bisa saja mukanya menjadi bersisik atau terkelupas untuk waktu yang cukup lama hingga akhirnya bisa mendapatkan kulit yang di inginkan.

Masih banyak perawatan yang lain juga sih, milk cleanser, toner, facial wash, serum, facial scrub, sun screen, dan ummm apa lagi yah, macem-macem deh. Mereka-mereka ini sebenarnya gak nyakitin sih, tapi nyusahin, Untuk ngurusin muka aja butuh waktu yang lama, makanya kalau mau kencan atau yang lainnya kadang cewe membutuhkan waktu yang lumayan banyak. Apalagi urusan dandan, satu bola mata aja bisa menghabiskan 15-30 menit, tergantung mau kemana dulu. Pakai eyeshadow, eyeliner, penjepit bulu mata, dan mascara. Eye shadownya pun kadang ga cukup satu.

Gak cuma dari segi perawatan wajah aja. Misalnya high heels. Aku salut loh sama mereka yang bisa berjalan dengan anggun menggunakan high heels,, pasalnya aku gak bisa walaupun itu cuma 2cm. I do love sneaker and flat shoes so I haven't even try to wear high heels. Pakai high heels atau sekedar wedges itu juga gak kalah nyeremin, apalagi yang tumitnya runcing, duhhh makenya pegel banget itu, dan kadang bikin kaki lecet sementara kita harus tetep ngerasa nyaman dan tersenyum pada orang lain. Malah, aku pernah baca di suatu artikel, ada satu jenis high heels namanya stiletto sperti gambar di atas. Stiletto ini merupakan identitas kekuasaan wanita (mungkin harganya yang mahal banget atau apalah aku jg gak paham), tapi kalau udah punya dan make ini pasti jadi paling beken dan berkelas. Tapi taukah kalian, stiletto ini adalah high heels yang paling berpotensi bikin kaki kalian tumpul, hiihhhhh..

Atau harus menggunakan korset yang nyesekin perut bikin sesak napas demi perut yang terlihat langsing. Ada juga yang namanya waxing, atau mencukur bulu-bulu yang merusak pemandangan.

Aku yang gak terlalu sering make up kalau kemana-mana aja udah kerempongan kalau mau jalan, apalagi yang emang doyan dandan. Kadang malah liat temen ke kampus udah kaya mau kondangan. Make up nemplok smua di wajah, plus high heelsnya. Sayang banget, jadi pas acara special dianya udah biasa aja kliatannya.

Tapi kadang suka kesel juga sama cowo yang ngomong gini "gila, lama amat dil. Luluran sama dandan di salon bu?"
Heh!! Gue wangi seger berbinar jg lo yang senneng =,="

Sebagian cowo sih emang suka dengan cewek yang natural, tanpa make up. Tapi, hai lelaki kamu tuh harus tau beberapa hal. 
Pertama, kami juga seneng kalau gak perlu repot-repot ngelukis di wajah pake alat make up, atau gak perlu repot-repot luluran yang memakan waktu yang lama. 
Kedua, setiap cewek terlahir berbeda. Ada yang emang udah putih mulus langsing dari turunannya yang walaupun tanpa make apapun atau melakukan perawatan apapun dia tuh emang dari sononya kinclong. 
Di sisi lain, ada cewek yang udah perawatan banget, ngabisin duit banyak, tapi mukanya gitu-gitu aja, malah kadang semakin parah (gilrs, jangan tersinggung ya, gw juga kok mengalaminya, hiks).

Ini aku dapet beberapa foto yang nggg,,, liat sndiri aja yah, hahaa

jadi, di balik wajah cantik para artis korea yang di agung-agungkan itu,
terselip adegan di atas dalam kehidupan mereka
eyke juga pakai dong :3
ngggg .___.
ternyata kakashi slama ini perawatan juga boo,,, haha

Aku pernah baca twit seseorang gini "banyak yang ngatain muka gw parutan karena muka gw jerawatan, padahal mereka gak tau usaha gw ngobatinnya"
Yang paling parah, ada tetangga aku pernah curhat, katanya gini "kessel banget tadi di lift kampus, lagi rame-ramenya ehh ada si adek kelas ngomong - kak, kok jerawatan banget sih skarang- huwaaaaa T^T"

Jadi mbo yahh,, kalau ngomong di filter dulu, ungkapan demikian itu bisa bikin cwe gak tidur semalaman yang mungkin akan ke ulang di malam berikutnya.
dan yang buat kalimat "muka atau papan karambol, bedak smua isinya" segeralah minta maaf nak, itu asli ngejlebbbb banget =="

Buat cewe, semangat terus yakkkkk!!! Salut atas ketangguhannya dan kegigihannya, dan aku bangga banget bisa jadi perempuan, hiyakkkkkk. Usaha agar terlihat lebih cantik itu gak masalah selama gak ngubah bentuk asli yang udah di kasih sama yang di atas, tapi bersyukur atar rupa kita saat ini adalah hal yang paling penting. Secantik apapun kita kalau gak bersyukur juga gak bakal ngerasa nyaman, ya kan?

Dan buat cowo, bagaimanapun rupa seorang perempuan, lihatlah hatinya, cantik tapi orangnya suka pamer dan sombong? atau sederhana tapi penyayang dan suka menolong?

salam,
dhila

Senin, 01 Juli 2013

sisi baik dan sisi buruk itu "selaras"

18.58 1 Comments
Pernah ga sih sih kalian punya temen yang menurut kalian dia itu ngeselin?
Entah karena dia pernah (entah sengaja atau engga) nyakitin hati kalian, temen kalian atau karena tingkah dia yang over dimata kalian?
dan semua yang dia lakuin selalu aja salah dimata kalian?

Yah, sedikit banyak kita pernah mengalami hal seperti ini.
Dulu, aku punya sifat buruk dengan nge-judge orang secara langsung baik dari segi penampilan, atau yang dia lakukan saat kali pertamanya aku ketemu orang itu.
Itu juga berlaku untuk temen aku ini, panggil saja ipul.
Awalnya kenal biasa, tau nama doang, bercakap juga sealakadarnya.
Sampai akhirnya dia tuh pernah ngerendahin temen aku yang lain yang lagi make sepatu AsPal alias asli tapi palsu,, yaa KW lahh yaa...
Dari situ aku mulai gak suka dengan si ipul itu, dan semua yang dia lakuin jadi aneh dimataku...
Dua tahun, ya kurang lebih dua tahun aku beranggapan demikian, sampai akhirnya kami di pertemukan dalam satu tim yang mau gak mau harus bekerja sama, bukan.

Awalnya males dan setengah hati harus bareng ipul, sampai aku melakukan suatu kesalahan ceroboh yang membuatku hendak di depak dari tim and you know, satu-satunya orang di tim itu yang belain aku siapa? Yakk,,, si ipul...
Dia ngorbanin separuh dari hasil kerjanya buat aku, cuman agar aku bisa tetep dalam tim...
Kejadian itu bikin aku malu banget sama diri aku sendiri...
Orang sebaik itu, bisa-bisanya aku cap jelek selama 2 tahun...

Akhirnya aku mulai senang berteman sama dia, sharing satu sama lain, dan dari sharing itu aku tau lebih banyak lagi tentang dia yang bener-bener bikin aku kagum banget.

Di lain hal, aku kenal dengan satu teman.
Tingkahnya yang terlalu over dan pengen agar semua mata tertuju padanya bikin aku gak kepengen kenal dia lebih deket.
Sampai akhirnya [lagi] dalam satu moment kami ditugaskan di tempat yang sama... Dalam hitungan bulan, sisi baiknya dia akhirnya sedikit demi sedikit terlihat....

Sejak saat itu, aku gak mau lagi ngejudge orang...
Setiap orang punya dua sisi yang berbeda, ada baik dan juga buruk... Pasti itu.
Jangan sangka, seseorang yang kamu anggep baik selama ini pun pasti punya sisi buruknya juga begitupula sebaliknya...

dan saat orang yang awalnya kita benci berubah jadi baik dimata kita, rupa seseorang pun kadang seketika berubah, dan kalimat "eh, ternyata dia cakep juga yah" secara spontan mengambang di pikiran kita...
Hahhaa,, iyaa,, seakan akan auranya tuh keluar walaupun emang tampangnya gitu-gitu aja dari dulu...

Sooo,,, smoga kita termasuk temen yang baik ke temen yang lain, yang memancarkan aura positif biar dikata cantik muahhahaa...
Iyaaa,,, sekarang aku baru nyadar, kadang yang rupanya emang cantik or ganteng sering ditutupi sama kabut kabut hitam yang keluar dari hatinya yang kotor...
huhh,, naudzubillah yaaa...
okeyy ladies and gentlemen,, tebarkan pesonamu *tsaaahhhhhh



they are not all that good and not all that bad

Minggu, 28 April 2013

Review Hijabella ! I'm Hijabellove

22.02 0 Comments
Assalamu 'alaykum fellasssss...

yakk,, another nice day (lagi), I guess...
Perjalanan pulang dari kelapa dua aku mutusin buat mampir ke Puri Indah Mall...
Sebenarnya nge"mol" di tanggal manula a.k.a tuir ini bukanlah pilihan yang brillian.
Yak, selama di sana masuk ke outlet-outlet ternyata lagi banyak banget yang disc 40 - 70 % T^T
Jadilah kemupengan sana sini. Pengen beli apa daya duit sisa gocap (bener-bener gocap pemirsa) sampai bulan ini berganti .__.

"ke gramedia aja yuk" ajak ku ke seorang teman yang menemaniku tadi. Bermaksud untuk mengalihkan kemupengan yang tak kunjung usai ini --"

Okey, di gramedia aku ngabisin waktu sekitar dua jam baca buku "be a writer" dan buku-buku traveling.

Yang aku kutip dari buku "be a writer" karya nggg (lupa namanya ._.) bahwa:

"Kita adalah sebuah pena yang menuliskan cerita kehidupan kita sendiri"

Jadi, the end of our story ya kita sendiri yang nyiptain. Tapi tenang aja, ada kutipan yang bilang bahwa
"akhir cerita itu selalu bahagia, dan jika tidak bahagia itu berarti cerita tersebut belum berakhir"

So, gak ada namanya "yasudahlah, nasi udah jadi bubur"
Yaudah, kalo jadi bubur ya nikmatin aja, kalau di warung-warung mahalan bubur lagi :p hehe

Inti dari buku itu adalah "buatlah satu karya tulis untuk di kenang"
Sang penulis mengisahkan tentang dirinya yang sibuk akan rutinitas kerjaan dan keluarganya, tapi toh sempet juga buat nulis berpuluh-puluh buku. Menurut beliau, kalau semua hal hanya di utarakan secara lisan, maka engga bakal ada yang namanya sejarah. Setiap cerita ataupun ilmu yang kita punya sebaiknya di tulis mengingat kemampuan otak hanya mengingat dalam jangka waktu pendek (kecuali alam bawah sadaryah pals, hehe... Dulu aku pernah ikut kelas hipnolearning dan katanya kalau mau pelajaran yang kita pelajarin tersimpan dengan baik dan tahan lama di otak harus di masukin ke alam bawah sadar dimana kondisi otak dalam keadaan delta / teta (aku lupa ._.) Tapi, samapi kelas itu selesai aku masih gak tau caranya gimana masukin rumus-rumus ke alam bawah sadar --" haha oke lupakan).

Puas baca-baca, teringat ada satu majalah yang pengen aku beli "Hijabella"


Pas aku liat, ternyata stocknya tinggal satu itupun plastiknya udah gak ada. Kemudian berkesimpulan bahwa "wih, ni majalah pasti keren soalnya laku banget"
Liat harganya Rp 29.500 lebih mahal dari majalah "Girlfriend" langganan aku.
Tapi ya sudahlah, beralih ke yang lebih baik itu memang mahal pemirsa. Majalah GF emang keren, tapi isinya ya cuman tentang duniawi, sementara ada hijabella yang menurut aku gak cuman sekedar ngebahas duniawi aja.... (Kenapa jadi promosi =,=")

baiklah, ini beberapa reviewnya, cekicot...


Isinya komplit, ada tips kecantikan, resep masakan, D.I.Y, all about fasion pastinya, cerpen, tanya jawab seputar fasion - agama - hingga ke psikologi, Dan banyak rubrik lainnya yang menarik untuk di baca.
Seperti gambar di atas aku paling suka sama fasion notes n hijablized pagenya. The best one I like on fasion notes is:
"style is a way to say who you are without having to speak - rachel zoe"

Dan kenapa aku suka halaman hijablized adalah karena kekreativitas editornya. Jadi ada beberapa stylist yang ehm kepalanya dan beberapa bagian kulitnya masih nampak di ubah sedemikian rupa hingga pakaiannya tuh bisa digunakan sama orang yang berhijab (bisa lihat sendiri gambar di atas).

Dan untuk halaman runway itu, aku gak sukanya karena model-model di halaman itu gak berhijab, sementara  majalah ini kan judulnya "hijabella" yang seharusnya isinya cwe-cwe berhijab dong yah, kan banyak tuh fasion muslimah di luar sana.

Sebagian besar isinya mengatakan bahwa "walaupun kamu pakai jilbab, kamu tetep bisa stylist"
Iya bener, berkat adanya Hijabers comm ini, cwe-cwe udah lebih pede berhijab, malah sekarang jadi trend. Tapi terkadang "menurut aku" ada beberapa fasion muslimah yang over dress up.

Dan menurut aku [lagi] syar'i dan stylist itu sebenernya gak bakal bisa nyatu n kodratnya emang beda.
Dimana [menurut aku] jilbab syar'i ya jilbab yang mengulur hingga ke dada dan gak ngebentuk tubuh, and so pasti minim pernak pernik agar tidak menjadi pusat perhatian orang banyak terutama kaum hawa.
Ah, gak bisa komen banyak lah, aku gak punya banyak ilmu agama buat ngebahas ini, lagian pakaian aku juga masih gini-gini aja namun tetep berharap kedepannya lebih baik lagi, amin,for u too guys :*

Yang belum berhijab yok mulai nyoba-nyobain nutupin kepala.
Aku suka satu kutipan dari @gadisberjilbabb katanya:

"hijab, bukan kesiapan hati, tapi kewajiban diri"

Siap gak siap tetep harus pakai, namanya juga kewajiban.
Pertama kali pakai jilbab tepatnya kelas 1 SMA aku juga gak siap. Mikirin baju-baju ku yang kiranya gak bisa aku pakai lagi kalau berjilbab, mikirin rambutku yang katanya bakal rontok kalau udah berjilbab, mikirin ribetnya buat beli bakso di samping rumah aja harus ganti baju dulu lengkap dengan penutup kepala, mikirin pandangan temen-temen liat aku tiba-tiba make jilbab, pokoknya di pikirin segala-galanya.
Tapi karena emang itu udah kewajiban seorang muslimah, ya mau gak mau aku pake. Dan bener-bener rasanya di awal-awal itu ngebetein. Iya, aku gak terlalu suka.
Tapi lambat laun alhamdulillah senneng dan menganggap bahwa hijab is a part of me.

Jadi, intinya paksakan diri dulu lalu berdoa semoga bisa tetep istiqomah (sama sama belajar). Teringat sepenggal ayat yang tadi aku baca

"berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihatlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah, yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui"

Yak, ini berlaku juga buat shalat. Mau sambil ngesot buat wudhu atau apapun yang penting ditunaikan dulu. Keterpaksaan lama-lama juga akan jadi kebiasaan yang baik selama yang di lakukan itu baik. (sebenernya ini buat aku juga yang selalu nunda-nunda waktu shalat .__.)

Pasang lepas jilbab untuk belajar juga gak papa asal jangan keterusan aja --"
Saat Allah ngasih apa yang kita minta dan bahkan ngasih yang tidak kita minta sekalipun, kenapa kita tidak ngasih apa yang Allah minta juga?

mari merenung :)

Rabu, 17 April 2013

so, what's wrong with a DREAMER?

22.11 1 Comments
I have a dream, you have a dream, and we have a dream, rite?

Saat bertanya pada anak-anak tentang apa mimpi mereka, jawaban yang keluar dari mulut masing-masing anak pastilah beragam. Ada yang ingin jadi dokter (ehm, ini jawaban andalanku juga semasa kanak-kanak hehe), ada yang ingin jadi polisi, jadi pemain bola, astronot dan yang paling menggelitik ada yang menjawab ingin menjadi seorang kakak, hahhaaa... Yah, namanya juga anak-anak. Tapi itulah mimpi seusia mereka. I mean, lambat laun seiring bertambahnya usia, semakin luasnya wawasan, semakin modernnya kehidupan, dan bahkan semakin serakahnya seseorang, mimpi-mimpi itupun kian bercabang. Yaph, seperti pohon, semakin tua cabangnya makin banyak.

Punya satu mimpi gak akan cukup memuaskan pastinya, toh hidup cuma sekali, masa puas dengan hanya satu mimpi, untuk itulah sang pencipta memberikan 3 nikmat bagi kita, akal, hati, dan nafsu. Nafsu membuat seseorang tidak pernah puas dengan suatu hal, maka dari itulah seseorang akan terus ingin maju kedepan lagi lagi dan lagi. Setelah timbul keinginan, akal akan bekerja mencari tahu jalan mana yang bisa di gunakan untuk sampai ke keinginan kita itu. Dan terakhir, hati akan menentukan apakah jalan yang kita ambil baik atau enggak.

Hidup akan lebih bermakna dan terarah jika kita mempunyai mimpi. Tapi teuteuppp,, mimpinya harus baik dan sesuai ajaran agama. Kan kadang ada yang bilang seperti ini

"ahh,,, gw mah pengen nikmatin hidup gw aja, hidup cuman skali coy ngapain di bikin ribet"

Yess,, itu jawaban seorang pemabuk.

Tapi benner juga sih, hidup gak boleh terlalu kaku, tetep harus di bawa enjoy, tapi gak harus dengan merusak diri bukan? Dengan berprestasi, it must be better!

Okey, nuff said...
bcz everybody reserve to have a dream, that's why I make this 100 wishes book

-sampul luar-
Walaupun ada pepatah yang bilang
"don't judge a book by its cover"
tapi tetep aja, cover selalu memegang peran penting dalam menarik hati seseorang untuk membaca isinya
Jadi, dibuatlah seenak-enak kelihatannya, hahaa

-halaman pertama-

-halaman kedua-
anw, goal aku yang ke 15 buat pergi ke boscha yang udah aku mantepin bakal kesana jumat besok ternyata harus di undur sampai bulan Juni depan :( ternyata untuk bulan April dan Mei udah full booked.
Dan harus banget bisa pergi bulan Juni depan, soalnya July tutup dan selebihnya bakal sibuk urusan kampus T^T
Ya Allah, mudahkanlah please....

-halaman ketiga-

-halaman keempat-
Yaph, seperti judul sampulnya "dhila's 100 wishes" jadi bakal di isi dengan 100 harapan aku. But, so far baru bisa nulis ini, selebihnya masih terngiang di kepala, hehe....

Rangga umara pernah berkata dalam bukunya yang berjudul "the magic of dream book" yang aku dapet gratis gara-gara ikutan donor darah yang di adain sama @motivatweet (tau motty kan? si burung super yang sering berkicau di twitter. Kalo belum tau, wajib follow deh) bahwa:

"Buatlah rencana hidupmu sendiri atau selamanya jadi bagian dari rencana hidup orang lain"

"Tidak pernah ada cita-cita yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah upaya yang tak setinggi cita-cita"

"Jika ingin menangkap IKAN PAUS, arahkan umpan ke LAUTAN, bukan ke SELOKAN"

dan masih banyak kalimat motivasi lainnya yang bersarang di buku itu. Jadi, silahkan di baca sendiri, hehe.
Inti dari buku itu adalah, kalo punya cita-cita, jangan cuma di lamunin aja, but you have to write'em down on your own dream book.
Setelah di tulis? Segera publish atau dengan kata lain utarakan ke orang lain.
"Jadi, impian jangan hanya sekedar di tulis di buku harian dan di simpen. Jangan buat diri anda menjadi satu-satunya orang yang tahu tentang impian anda" lanjut mas rangga ketika mengisi sebuah acara di televisi.

Jadi, maksudnya adalah, teriakkan mimpi kalian, let'em published!
Misal, punya cita-cita pakai jilbab, ya bicarakan sama mama, atau sahabat. Dengan orang lain tahu tentang mimpi kita, kita akan lebih berjuang untuk membuktikan bahwa kita mampu untuk merainya.
Dan oh ya satu lagi, bermimpilah sebesar-besarnya.

Gimana cara mengukur mimpi kita udah gede atau engga?

Dalam majalah girlfriend edisi januari 2013 kemarin tertulis:
"If people aren't laughing at your dreams, your dreams aren't big enough"
Jadi, jangan takut mimpi kamu di tertawakan, justru itu menunjukan bahwa mimpi kamu wah dan gak biasa. Dan ngomong-ngomong masalah "gak biasa" Albert einstein pernah berkata (ehm,, lupa-lupa inget kutipannya, tapi kurang lebih dia bilang kaya gini:)
"Kebodohan adalah kondisi dimana seseorang ingin memperoleh hasil yang luar biasa namun melakukan dengan cara yang biasa"
Jadi, mimpi hanya akan menjadi mimpi kalau kamu gak ada usaha buat merealisasikannya.

So, let's make and catch our dream!

*pada postingan kali ini penulis mengetik dalam keadaan tidak sadar. Alias kerasukan bapak mario teguh*
salam super, xoxo

Selasa, 16 April 2013

YES, I'm on the half way being a girL

01.21 0 Comments
Beberapa tahun belakangan ini aku pusing sama pandangan orang tentangku. Yaph, sebagian bilang aku ganteng, sebagian bilang aku perkasa, sebagian bilang aku gak cocok pakai rok, dan anehnya ada yang bilang aku tomboy --"
Padahal, secara sadar aku gak pernah berpenampilan layaknya cwe yang menyerupai cwo, --"

APA YANG SALAH???
so, those are all the reasons kenapa saya melakukan hal-hal yang awkward ini.

Membeli beberapa skin care n make up

Menambah koleksi gelang
PS: Awalnya cuman beli kalo lagi ada yang murah
But now, yang harganya ceppe pun aku beli
walaupun pada akhirnya menyesal karena menurutku itu mahal untuk sebuah gelang T^T

Okey, dan ini adalah hal yang agak sedikit lebih edan

Gak kepikiran kan, cwe pake jilbab punya mini skirt?
Emang aku gak punya ._.
Itu rok panjang yang di potong
bhahhahahhaa --"


Eh, but seriously, the last pic itu roknya cuman aku pake foto doang, teuteup berhijab, dan itu kulitnya udah aku edit jadi gambar, jadi jgn salah paham ya cemuwahh :3

Dan ahh yaa...
belakangan ini sebenarnya rada gak pede berinteraksi sama siapa pun. Semenjak muka ku entah kenapa tiba-tiba mengucel dan menjadi lebih gelap dan sedikit di variasikan dengan beberapa jerawat. Itu terjadi sesaat sebelum aku magang, dan saat lagi magang malah semakin menggelap warnanya --"
Percaya diri menurun 70%, yahh kalo kamu cwe pasti ngerti lah yah, hahaaa...

Dan kemarin seperti biasa aku ke kelapa dua main sama anak2 aku. Karena beberapa alasan aku datang telat dan ternyata anak2 itu udah pada belajar. Pas aku tanya masih mau pada belajar ga? ehh pada jawabbb enggaaa .__.
Jadi, aku ajakin mereka nyanyi-nyanyi aja...
Lagu "the lost children - by our king of pop MJ"
Lagi sibuk nulisin lirik lagunya di papan tulis, ada satu anak yang sepertinya baru bergabung di kelas singgah kami datang menghampiriku.
Seorang anak perempuan yang kira2 masih kelas 3 SD.
Berdiri tepat di depanku lalu berkata
"kakak cantik :)" 
sambil malu-malu anak itu kembali ke tempat duduknya.

Untuk beberapa saat aku hanya tertawa mendengarnya sambil mengerutkan alis. Untuk beberapa alasan,  perempuan lebih senang di bilang cantik dan semacamnya sama anak-anak ketimbang sama teman laki-laki sebaya ataupun yang lebih tua.

Sejak saat itulah, aku mulai berhenti berkelu kesah dengan apa yang sedang terjadi sama muka ku. Toh, sebenarnya di dunia ini rupa bukanlah segalagalanya, yahh walaupun sedikit banyak beberapa kalangan memperhitungkannya.

Salam

Sabtu, 13 April 2013

When I sing, I cry, and I miss

20.00 0 Comments

I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I'm here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it's time for you to rise
For all the things you sacrificed

Oh, if I could turn back time rewind
If I could make it undone
I swear that I would
I would make it up to you
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day

There's no one in this world that can take your place
Oh, I'm sorry for ever taking you for granted
I will use every chance I get
To make you smile, whenever I'm around you
Now I will try to love you like you love me
Only God knows how much you mean to me

You know you are the number one for me 


Itu adalah beberapa bait dari lagu maher zain - Number one for me
From the first time I hear that song and singing along with the help of lyrics that I find on google, I couldn't stop my tears...
And now, I miss my wonder women :'(

Kamis, 03 Januari 2013

Another Project in another year

01.53 5 Comments

Hai pals, salam... 
Wewwww, gak kerasa yah udah masuk ke tahun yang baru aja. yaph, 2013...
Ah, ya... Forget to say

HAPPY NEW YEAR FELLAS
Yokie Emoticons 101
I hope, I can be 
a better moslem, a better daughter, a better friend, a better student, a better writer, and a better volunteer
amen
k.a.m.u.?

2012 kemarin ngasih banyak cerita dan pelajaran pastinya untuk kita smua, terutama buat aku sendiri.
Di akhir penghujung tahun 2012 kemarin malah aku dapet banyak banget pelajaran...

Senin, 04 Juni 2012

Kampung Inggris - Pare, Kediri

22.07 10 Comments
Seeelaaamaatt malaammm duhaaiii kekasih teman-teman 
ehhmmm...

Barusa gw habis bernostalgia dengan album-album foto yang ada di laptop.
Sampai akhirnya, gw liatin folder foto yang isinya foto-foto gw bareng temen-temen di kediri.
Pernah dengat Kampung Inggris - Pare - Kediri - Jatim gak?
Nah, tahun kemaren di bulan ramadhan gw kesana buat belajar bahasa Inggris.
Awalnya sih gw rela gak rela, soalnya gw pengen balik ke rumah biar bisa ramadhan bareng keluarga, tapi apa daya bokap berkehendak lain dan maunya kalo gw ke kediri aja.

Selama perjalanan 12 jam di kereta tuh gw cuman bisa mewek bolak balik toilet kereta 
Tapi alhasil???

AAAahhhhhhh... Mungkin kata makasih gak cukup buat gw ungkapin ke bokap gw.
Di sana gw dapet banyak ilmu, dapet banyak temen baru, dapet banyak pengalaman baru 
Suasana ramadhan yang beda dari tahun-tahun sebelumnya,
solidaritas dan rasa kekeluargaan yang sangat hangat.
Ahhh,,, gw udah  nganggep mereka-mereka itu keluarga kedua gw.

Tawa, haru, susah, senang, semuanya bareng-bareng.
Gw gak bisa ceritain smuanya, soalnya kepanjangan jadi gw rangkum aja dalam bentuk video.

Kalo ada yang mao liat, monggoooo di pijit tombol  PLAYnya


Tahun ini, tepatnya bulan ramadhan besok gw berencana ke sana lagi.
Ketagihan? Ya mungkin bisa di bilang begitu,
dan gw harap smoga bakal lebih banyak temen, cerita, ilmu, dan pengalaman baru yang bisa gw dapetin dari sana. Amin

Kalian mau?

Minggu, 30 Oktober 2011

Apa ini yang namanya takdir?

15.30 2 Comments
Berawal dari twitter....
Salah satu temen blog gw ngemention gw di twitter. Dia nawarin gw buat jadi anggota transmania, alias salah satu crew di transTV. Seketika itu juga minat gw ngelonjak. Gw minta syarat-syarat apa aja yang di butuhin buat ngelamar di sana.
Habis gw dapet, gw langsung nulis CV.
Yah, karena gw belum pernah sekalipun ngelamar kerjaan, jadinya gw minta bantuan ma kakak senior gw yang udah sering ngajuin lamaran kerjaan. Habis gw contek format CVnya, gw buat essay yang isinya "kenapa gw tertarik masuk jadi anggota transmania".
Cause it's the first time I make an essay for a job, I spent the whole night just for finishing that essay. N, taraaaaaaaa... Jadilah sehalaman essay gw...
Gw langsung ngirim ke email transTV...
Tapi, ternyata di tunggu-tunggu berminggu-minggu ga pernah ada kabar pemanggilan. Yah, mungkin ga nasib kali yah, gw anak elektro yang dahulunya anak transmisi nyemplung n murtad jadi anak TV broadcasting, whhohoohoh... Namanya juga coba-coba....
Waktu terus berlalu, detik menyulam menit, menit menyulam jam, jam menyulam hari, hari menyulam minggu, dan sampai suatu malam, gw baru aja balik dari tempat kakak senior gw bantu2 buat makanan untuk konsumsi acara seminar nantinya. Kira-kira jam 11 malam tepat, badan udah pegel-pegel, habis cuci muka gosok gigi, langsung meluk guling n nge-set alarm. Eh, baru aja mau nge off line-in BB (biar radiasinya ga kena otak selama tidur, hehhehe) tau-tau ada sms. Smsnya udah ke apus sih, tp intilnya gw keterima jadi anggota transmania, n besoknya gw udah d panggil buat jadi crew d balik layarnya HUT transTV. Habis baca sms itu gw ga bisa tidur lagi. Gw langsung milih-milih baju yang mau gw pake ke sana.
Nah, karena gw ga tau studio transTV itu dmn, gw nanya deh d beberapa group d FB, masang status d twitter n BBm, n akhirnya gw dapat jg alamat n rute buswaynya. Malah, tetangga kosan gw ngasij peta jalur buswaynya segala. Hehheh... Makin smangat lah gw buat ikutan.
Besoknya, nyokap gw nelfon, gw skalian minta ijin buat ke sana.
Dan apa yang terjadi pemirsa????
Gw ga dibolehin T.T
Ini karna lokasinya jauh banget dari kosan gw, dan pulangnya malem banget, lagian gw sendirian ga ada temen buat pulang bareng, mana rela bonyok gw ngerelain anak bontotnya pergi kalo kondisinya kayak gitu, apalagi lagi tenar2nya pemerkosaan di angkot. But, I'm not afraid. I've thought of all the possibilities that will happen. And I even know the worst that will happen. but my desire to go bigger than my fear. But, what to be done. Bokap gw kekehh ga ngebolehin....
2 hari 2 malam gw nangis mulu gara2 itu, apalagi pas insert ngeshare foto2 kemeriahan ultahnya di twitter, gw smakin ngeronta ga jelas...
Pengen marahhh ke ortu gw, kenapa gw ga di bolehin buat nyoba? Dan gw bisa aja tetep pergi saat itu tanpa harus bilang ke mereka, tapi gw takut jadi anak durhaka, n takut terjadi apa2 di jalan. Yah, anggap saja gw pecundang tingkat dewa dewi, tapi apa boleh buat.
Temen gw nasehatin gw berhari2, mungkin ini bukan yang terbaik, mungkin ada yang lebih baik di depan sana, oke, gw nyoba ikhlas n lupain masalah transmania itu...

Tapi, jam 1 siang tadi, mas tyo (crew transTV) smsin gw lagi, isinya kayak gini
Temen2,hari ini sdh dpt info kan?kalo yg kmrn tugas LO Insert,hari ini kumpul jam 3 sore di foodcourt trans tv,sekaligus ngebahas next event HUT XL jumat besok..
Gw bersyukur banget dapat tawaran lagi. Dan gw cepet2 smsin temen kelas gw nanyain dia bisa ngejemput gw kalo gw pulang malem apa gak. Yap, pasca kejadian gw di larang ma bokap karena pulang malam takutnya kenapa2, temen gw ngenawarin diri buat ngejemput gw, jadi, detik itu juga gw minta konfirmasi dari dia. Dan ternyata dia setuju °\(^▿^)/°
Awalnya gw dilema pergi pa gak, soalnya besok gw ujian tengah smester. Tapi, karena support dari sahabat gw, akhirnya gw mutusin buat ikut.
Udah ngambil handuk pengen mandi, eh, Hape gw bunyi, ternyata bokap gw nelfon. Antara pengen angkat n gak, soalnya takut telat sampai d sana. Tapi karena skalian pengen ijin lagi, yawdah di angkat.
Dan lagi lagi (-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩) gw ga di ijinin...
Gw tanya kan, alasannya apa?
Kata bokap gw, pulangnya malam nak, nanti kenapa2, di rumah aja ga bakal di ijinin pergi sendirian ke t4 yang jauh, apalg sekarang yang posisi kamu jauh dari rumah.
Trus, gw bilng, ada kok pa temen kelas ku yang mau jemputin kalo pulang malam.
Dia tanya lagi, cwe apa cwo?
Gw jawab "cowo"
Habislah gw di omel2in berjam2....
Kata bokap gw gini
"Ga baik sering2 di bonceng ma cwo, apalagi kamu pake jilbab, ntar kata orang apa, lagian jangan suka percaya ma cwo, dia baik biasanya ada maunya (padahal bokap gw sndiri cwo, hahhaha,, ngejatuhin sendiri). Kan udah sering di bilangin, ga udah terlalu dekat ma teman cwo, lagian, ngapain cari kerja, orang kita disini masih sanggup kok ngebiayain kuliah mu, belajar aja dulu, nantikan kelar kuliah langsung dapat kerja. Jadi gak usah pergi ya nak. OK?"
Gw ga jawab apapun, gw nangis aja terus.
Mungkin karena udah capek ngomel bokap gw pun ngakhirin pembicaraan, dan bahkan salam dia gak gw jawab, gw sibuk nangis :( maaf yah pa, maaf banget :(
Ini kejadian kedua kalinya, gw masih ga ngerti ma situasi kayk gini.
2 kali kesempatan gw tolak, KESEMPATAN boo, yang mungkin ga bakal dateng lagi.
Apa emang takdir gw hidup yang biasa2 aja yah? Kuliah, balik kosan, main, blajar, kuliah, balik kosan, main, blajar, menoton -_____-"
Gw pengen punya pengalaman baru, sesuatu yang baru di hidup gw. Apa kek.
Gw pengen tau, apa jadinya kalo gw ngambil kesempatan ini, baguskah akhirnya? Atau apa?
Tapi gimana mau nyoba? Dapat ijin aja kagak.
Kalo ada yang baca postingan gw yang ini, gw minta pendapat kalian dong, kalo gw dapat hal yang sama untuk ke3 kalinya gw mesti ngapain?
Nurutin kata ortu dan ga nyobain kesempatan yang ada,
Atau sedikit menyeleweng kali aja ada sesuatu yang wah di balik itu.
Soalnya, gw pernah menyeleweng kemarin. Baca postingan gw yang sebelum ini gak? Dimana, gw ada kopdar ma temen2 blog gw,pulangnya tuh malem jam 9, tempatnya lumayan jauh, kira2 sampe kosan jam 11 malem. Gw ga ngomong n minta ijin ke bonyok, dan alhasil?
Gw bisa ketemu banyak artis, ketemu temen baru, sharing2, dan banyak yang gw dapetin... Gimana kalo gw sebelumnya minta ijin dlu ke bonyok, pasti ga dapat ijin, gw ga ketemu temen baru, ga jadi liat banyak artis, ga dapat ilmu baru, dan ga punya pengalaman baru.
Dan gw sempet mikir, gimana kalo gw nyeleweng aja, gw dateng ke transTV tanpa ijin dari ortu, dan kali aja gw dapet banyak pengalaman, pengetahuan, dan temen baru di sana.
Ini yang gw pusingin...
Gw minta pendapatnya dong pals.
Asli galauuu.... (⌣́_⌣̀)

Salam,
Dhila
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Minggu, 05 Desember 2010

kunjungan ke METRO TV

13.45 0 Comments
KAAAAANGEEENNNNNN berattttt ma blog gw tersayanggg... :inlove:
Maaf yah sweety :puppyeyes:, baru bisa mosting lagi.

Kmaren-kmaren habis UTS. Fokus dulu 'kata mama'. hehhee...
Tapi, masih belum bisa nyantai-nyantai nih, UAS masih nunggu di depan sana, doain yah moga lancar.

Wokey,,,, back to topic.
Goes to metro TV
:astig:

kami (mahasiswa/mahasiswi STTPLN) sering di tawarin buat nonton di studio milik METRO TV.
Kemaren, gw ma temen-temen habis nonton sentilan sentilun ma kick andy.
Lumayanlah, udah gratis, di anter jemput, dapet buku keren lagi.
Hahahhaa.. tengkyuu metro :okay:

wokey,,, disini, gw mau bagi pengalaman yang gw liat and yang gw alamin kmaren.

Pertama, gw ma temen-temen gw nonton sentilan sentilun. Pada tau gak acara apa itu?
hahahha... gw juga kaga tau kali.
Tentang guyolan politik, ah, males banget semestinya, bulshittt banget ma yang namanya politik.
Tapi, yaudah, nyari pengalaman baru, dapat makanan gratis, ayo dahh..
hoohohoh "licik"
:devilishgrin:

Hmmm.... critanya tuh tentang gini...
hmm,, apayah,,, gw lupa.
hiihihihih.... habisnya mikirin yang jauh di sono
:inlove:
hahhaha pretttt...
pkoknya tentang gayus lah yang lagi h0t-hotnya di tipi.


okokokok...
Lanjut aja yakkk...

trus, gw nonton lagi kick andy.
Yang ini seru nih...
Episode "face off" menampilkan para finalis eagle award. Yaitu ajang perlombaan pembuatan film dokumenter yang temanya kalo gak salah "anak bangsa", tapi salah kayaknya,, hehhee

Film pertama judulnya "beasiswa untuk rusman"
Nah, crita yang pertama tuh mengenai seorang lelaki yang tinggal di sebuah perkampungan kumuh, yang letaknya kira-kira 45 menit dari kota kendari sulawesi tenggara.
Dia tuh di beri amanah dari ayahnya untuk bisa bersekolah hingga setinggi-tingginya, tidak seperti ayahnya yang hanya mampu duduk hanya di bangku sekolah dasar saja. Tapi, karena persoalan biaya, rusman, nama tokoh utama dalam film ini tidak dapat melanjutkan sekolahnya.
:senam:
Tetapi, uniknya perkampungan tempat rusman menetap, disitu ada tradisi, namanya pasipupukang. Pasipupukang ini yaitu gotong royong warya dalam menyelesaikan masalah. Jika ada salah satu warganya kesusahan, pasti akan bergotong royong untuk membantu.
Sama halnya dengan masalah rusman saat itu. Dia sangat ingin bersekolah, tapi sayang, persoalan biaya berkata lain. Akhirnya, para warga melihat ke seriusan rusman untuk belajar dan ada motivasi untuk menjadi seorang yang sukses, akhirnya para tetangga pun ikut membantu persoalan pembiayaan ini. Bukan hanya dalam bentuk uang, ada juga yang memberi beras, ikan kering, dan lain sebagainya. Akhirnya, dengan uang yang terkumpul sebesar 300rb itu, rusman pun berani untuk ke Jakarta menuntut ilmu.

Tapi yah, yang gw petik disini tuh bukan tekat rusmin yang kekeh.
Tapi tuh ketulusan para tetangga dia untuk membantu.
Bayangin aja, penduduk di perkampungan itu sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Sama halnya dengan ayah rusman.
Dan tau gak sih, rata-rata pendapatan mereka berapa perharinya?
20.000, itupun kalau dapat, biasanya ayah rusman seharian di laut tetapi gak nangkep gurita satu pun.
sedihsedihsedih
Bayangin aja, dengan penghasilan seminim itu, mereka masih mau mengulurkan tangan mereka. Aduhhh,,, sumpah,,, terharu bangetttt...
pika24:nangis:::(
Jauh banget ma kondisi di Jakarta nun modern ini. Orang yang jelas-jelas punya perusahaan gede, rumah mewah, jabatan OK, masih aja makan duit orang. Gilaaaaa...gilaaa..gilaaaa.
Liahat ke bawah dong!!!
Malu lah dikit ma yang ga punya.
Hmmm.... pokoknya, intinya gini gan, pesen gw, skali-skali lihat kebawah lah. Gak semua orang bisa kayak lu. Gak smua orang bisa makan enak hari ini, gak semua orang bisa tidur di tempat yang nyaman malam ini, gak semua orang yang bisa membeli barang keinginannya seperti kalian yang tiap hari shopiiiingggg mulu (hahaha,, gw kena. tapi gw dikit ko, hehe)
Ini juga buat gw sadar, banyak banget yang butuh uluran tangan kita.
Maaf ya Allah, hambamu ini terlalu boros. Ingatkan lah selalu untuk bisa berhemat. Amin

okok, rupanya gw terlalu larut nih dalam kisahnya. ok, lanjut...

Film kedua judulnya "sekolah MASTER untuk anak jalanan"
Tokoh utamanya disini, dulunya juga seorang anak jalanan, yang sekarang mendirikan sekolah untuk para anak jalanan. Dari jalanan balik ke jalanan. hehhe
Hmmm,, gw lupa nama tokohnya, Kita kasih nama aja pak daud.
Pak daud nih, dulunya juga seorang anak jalanan, gara-gara orang tuanya bercerai, sehingga merasa gak nyaman di rumah dan akhirnya memutuskan untuk ke jalan bersama anak-anak yang lain. Mungkin untuk kalangan menengah ke atas, kalo ada masalah broken home kayak gini, paling larinya ke diskotik, mabuk-mabukan, nyabu, dan spupu-spupunya lah. Tapi, bagi kalangan menengah ke bawah, mereka pada lari kejalan. Ngumpul-ngumpul, bermain, dan mengamen untuk bisa membeli makanan.

Pak daud pun beranjak dewasa, kemudian berkeluarga. (hahhaa,, gw kaya ngedongeng nih). Dia kemudian membuka usaha warteg, dan alhamdulillah menjadi besar dan memiliki 30 cabang. Tapi, sangat di sayangkan. Akibat adanya kerusuhan pada beberapa tahun silam, hampir seluruh warteg milik pak daud di hancurkan. :anongnangyari: Yang tersisa kalo ga salah tinggal 2 warteg. Disini, pak daud mengalami kerugian yang sangat drastis. Tapi dia tetap menjalankan usahanya.

Selagi menjalankan bisnis warnetnya, dia prihatin terhadap anak-anak jalan di sekitar terminal tempat dia membuaka wartegnya. Akhirnya timbul kesadaran untuk membantu anak-anak jalanan itu membaca dan menulis. Awalnya, hanya sekedar pembelajaran biasa, tempatnya pun ga tentu, dimana aja tempat yang asik untuk mereka, disitulah mereka.

tetapi, lama kelamaan anak-anak jalanan yang ingin belajar semakin banyak. Jadi, pak daud pun berinisiatif untuk membuat suatu tempat belajar. Karena di sekitar terminal terdapat masjid kosong yang ga pernah di gunakan, pak daud pun memutuskan untuk menggunakan masjit tersebut. Yah, walaupun, awalnya orang-orang yang menetap di sekitaran masjid itu tidak setuju, tapi akhirnya pak daud di izinkan untuk menggunakannya. Akhirnya jadilah "sekolah MASTER" alias MASjig TERminal.
Hahahhaa,, ngakak gw denger kepanjangan dari MASTER. Gw kira apaaaa gitu.. tau-taunya majid termilah.,. hahahha cacadlah.

hmmm... masih ada 3 crita lagi nih, tapi ngantuk banget mau tidur. Nanti gw lanjutin yahh...

byeeeee
:wave: